30 Januari 2019

Padang – Fakultas Teknik Universitas Andalas menggelar kegiatan Penandatanganan Naskah Kerjasama dengan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Padang pada Selasa (29/1) di Ruang Sidang Utama, Gedung D Lt.2 di Kampus Institut Teknologi Padang.

25 Januari 2019

Padang - Fakultas Teknik Se-Indonesia Siap Berkolaborasi Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0. Memberikan program kerja (proker) strategis dan fundamental sedang disiapkan dekan-dekan Fakultas Teknik (FT) se-Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan revolusi industri 4.0. Hal ini terungkap dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Ke-I Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) pada Kamis (6/12) di Gedung Auditorium Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Andalas (Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MBA) dan diikuti sebanyak 62 Dekan Fakultas Teknik Se-Indonesia.

Ketua Umum FDTI (Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA) menyebutkan, mau tak mau sekarang ini masing-masing Fakultas Teknik mesti berkompetensi membahas tantangan pengembangan industri 4.0. Perguruan tinggi besar harus berbagi dengan yang lain. ”Mestinya, mulai sekarang sudah ada klasterisasi masing-masing perguruan tinggi di wilayah barat, tengah dan timur. Misalnya Universitas Hasanuddin menetapkan jadi pusat keunggulan (pusat keunggulan) kemaritiman. Pemerintah pun diharapkan dapat menyiapkan infrastruktur yang mendukungnya.

Rapat ini dibagi atas 3 bagian yaitu: 1. Divisi Kerjasama Pengajaran. 2. Divisi Kerjasama Penelitian. 3. Divisi Kerjasama Pengabdian.

Lewat kongres ini, tambah pria berlatar belakang teknik metalurgi bahan ini, juga akan dihasilkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Intinya, bagaimana nanti Fakultas Teknik se-Indonesia berlisensi dalam menjalankan program profesi insinyur. “Prinsipnya, kita mendukung program sertifikasi insinyur. Namun, kita berharap PII juga melihat masing-masing perguruan tinggi. Pasalnya masing-masing kampus wilayah barat, tengah dan timur memiliki plus-minus. Baik infrastruktur, Sumber Daya Manusia, sistem pengelolaan, serta lainnya.

Di sisi lain, Rektor Universitas Andalas mengutip, Fakultas Teknik mesti menjadi pemicu perkembangan cepat teknologi. DIPERLUARKAN, MELAKUKAN Program Blended Learning sesuai saran Kemenristekdikti. Terkait, ke depan, mata kuliah, tatap muka hanya 3-4 kali saja. Selebihnya, berintegrasi lewat internet. ”Tahun depan, kita akan menerapkan program blended learning untuk mata-mata kuliah tertentu. Kita berharap, Fakultas Teknik bisa pula menerapkan pola ini. Terkait, mata-mata kuliah yang bagus di universitas, bisa digunakan di universitas lain. Kita tahu, masing-masing universitas ini memiliki kearifan lokal sendiri-sendiri ”. Hal lain, bagaimana meningkatkan daya saing penelusuran. Setiap pelatihan mesti dibekali sertifikasi sesuai keahliannya.

Disamping itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas (Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D) menerangkan, membuka forum ini sebagai respons perubahan teknologi luar bisa. Forum ini tempat berhimpun Dekan Fakultas Teknik Se-Indonesia baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta. ”Lewat rakernas I, kita ingin membuat proker strategis dan fundamental yang bisa mengubah arah pendidikan tinggi teknik 2019 mendatang. Tak perlu banyak-banyak, cukup 3-4 saja tapi bisa dikerjakan ”. Sesuai dengan tema "Ubah Visi dan Arah Baru Pendidikan Tinggi Teknik Indonesia dalam Revolusi Industri 4.0". Menurut Dia, bagaimana Fakultas Teknik menjadi lokomotif transformasi digital perguruan tinggi. Lebih lanjut, inisiator teknik sesuai kapasitas pengetahuan dan SDM di Fakultas Teknik.

HUMAS FAKULTAS TEKNIK

12 November 2018

Padang – Fakultas Teknik Universitas Andalas menggelar Seminar Internasional pada Kamis-Jum’at (8-9/11) di Hotel Grand Inna Padang dengan tema “The 1st Conference on Innovation in Technology and Engineering Science (CITES 2018)”.

Kegiatan ini menghadirkan 5 Pembicara Kunci (Keynote Speaker) yaitu Prof. Dr. Hadi Nur (Universiti Teknologi Malaysia), Prof. Dr. Andrivo Rusydi (National University of Singapore), Prof. Dr. Hikita Masayuki (Kyushu Institute of Technology Jepang), Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D (Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas) dan Ir. Ryantori (Inventor Jaring Rusuk Beton Pasak Vertikal). Sebetulnya, juga dijadwalkan tampil sebagai Pembicara Kunci Prof. Dr. David Zhang (University of Exeter United Kingdom, Inggris). Namun karena sesuatu hal yang bersangkutan tidak bisa hadir, hanya mengirimkan kajian Ilmiah.

Peserta Seminar datang dari berbagai Perguruan Tinggi diantaranya Universitas Andalas, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Padang, Universitas Sriwijaya, Universitas Bung Hatta, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Diponegoro, Universitas Lampung, Universitas Pancasila, Politeknik Negeri Medan, Universitas Dharma Andalas, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta, Universitas Putera Batam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Telkom University, Universitas Sains Malaysia, Prince of Songkla University, Universitas Eka Sakti Padang, Politeknik Negeri Padang, Universitas Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Manado, Musamus University Merauke, Lembaga Centre of Leather, Rubber and Plastics, dan yang terakhir dari Badan Penelitian dan Pengembangan Industri.

Prof. Dr. Eng. Gunawarman selaku Ketua Panitia pelaksana mengatakan Makalah yang dipresentasikan akan dipublikasikan pada proseding IOP terindeks Scopus; Material Science and Engineering. 5 paper terbaik dari masing-masing bidang inovasi akan dipublikasikan pada jurnal IJASEIT (Q2), namun dengan adanya tambahan biaya publikasi dari pengelola jurnal pada konferensi ini, panitia melalui chair session akan memilih 24 presenter terbaik dari tiap sesi ruangan.

Lebih lanjut ia menambahkan Panitia juga menyediakan editor corner untuk merevisi makalah agar sesuai dengan standar publikasi internasional terindeks scopus. Ketua pelaksana mengucapkan terima kasih banyak kepada Rektor Universitas Andalas atas arahan dan bantuannya. Terima kasih kepada sponsor dari PT. Semen Padang, Bank Nagari, PT. Wardah, Bank BNI dan segenap panitia atas bantuannya demi terselenggaranya acara ini.

Acara ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Andalas (Prof. Dr. Ir. Hermansah, MS, M.Sc).

Di sisi lain Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas (Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D) mengatakan hal ini merupakan bentuk kontribusi Fakultas Teknik terhadap pencapaian kualitas dan kuantitas hasil-hasil penelitian dosen yang di publikasikan ke jurnal internasional. Secara tidak langsung Fakultas Teknik berkontribusi terhadap jumlah paper/hasil penelitian yang berkualifikasi internasional terhadap pencapaian Universitas Andalas dan Kemenristekdikti.

HUMAS FAKULTAS TEKNIK

17 Oktober 2018

Padang - Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka Temu Wicara Nasional ke-29 dengan tema "Pembangunan Infrastruktur yang Aman Bencana". Kegiatan ini berlangsung di Gedung Convention Hall Universitas Andalas pada Selasa (16/10).

Seminar ini menghadirkan 4 orang yang diundang Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman RI (Dr. Ir. Ridwan Djamaludin, M.Sc), Ketua Umum IAPPI (Ikatan Ahli Pracetak dan Prategang Indonesia: Dr. Ir. Hari Nugraha Nurjaman, MT ), Pakar Gempa dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT: Dr. Ir. Yusuf Surachman) dan Pakar Rekayasa Struktur (Dr. Eng. Jafril Tanjung: Jurusan Teknik Sipil Universitas Andalas).

Seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada peserta seminar tentang perubahan terhadap pembangunan infrastruktur, sehingga dapat membahas tindakan apa yang harus dilakukan dalam mengatasi bahaya bencana dalam pembangunan infrastruktur.

Selain itu peserta seminar bisa melakukan pengembangan ilmu terhadap Pembangunan Infrastruktur yang Aman Bencana. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Se-Indonesia dan Masyarakat Profesional.

HUMAS FAKULTAS TEKNIK