Fakultas Teknik Universitas Andalas menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “What Makes Research Original, New, and Cool?” yang menghadirkan Prof. Minoru Sasaki dari Gifu University sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Teknik dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian sekaligus memperluas wawasan akademik sivitas akademika.
Kuliah umum diikuti oleh mahasiswa Program Magister dan Doktor, dosen, serta alumni dari berbagai departemen di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kehadiran peserta dari berbagai jenjang dan latar belakang akademik menciptakan ruang pertukaran gagasan yang lebih luas mengenai bagaimana menghasilkan penelitian yang memiliki nilai kebaruan dan kontribusi yang kuat.
Dalam pemaparannya, Prof. Minoru Sasaki membahas berbagai perspektif mengenai karakteristik penelitian yang original, new, dan menarik. Materi yang disampaikan memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun gagasan penelitian yang memiliki kebaruan, relevansi, serta potensi memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh perspektif dari akademisi internasional mengenai proses pengembangan ide dan metodologi penelitian. Wawasan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa, dosen, maupun peneliti dalam mempertajam arah penelitian serta menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing.
Fakultas Teknik Universitas Andalas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Minoru Sasaki atas kesediaan dan kontribusi ilmu yang diberikan melalui kegiatan kuliah umum ini. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah berperan aktif sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan lancar.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Unand terus mendorong terciptanya budaya penelitian yang inovatif, kritis, dan berorientasi pada kebaruan. Semoga wawasan dan metodologi yang dibagikan dapat menjadi inspirasi serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Andalas.
Padang — Program Diaspora Berdampak 2026 resmi dibuka melalui kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 4 Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh diaspora Indonesia dari National University of Singapore, Prof. Andrivo Rusydi, Ph.D., yang berbagi wawasan dan pengalaman mengenai perkembangan riset dan inovasi di tingkat internasional. Kehadiran diaspora tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan institusi dan peneliti di tingkat global.
Mengusung tema “Kolaborasi Internasional untuk Penguatan Riset, Inovasi, dan Pengembangan SDM Menuju Indonesia Berdampak”, kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari lingkungan perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Kepala Balitbang Provinsi Sumatera Barat Febrina Tri Susila Putri, S.P., M.Si.; Wakil Rektor IV Universitas Andalas Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc.; Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Diana Kartika; Rektor Universitas Mercubaktijaya Ises Reni, S.Kp., M.Kep.; Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, M.T.; serta Wakil Dekan I Fakultas Teknik Universitas Andalas Prof. Dr. Eng. Muhammad Ilhamdi Rusydi, M.T., yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana Program Diaspora Berdampak 2026.
Selain itu, kegiatan turut dihadiri oleh dosen-dosen dari Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Mercubaktijaya, yang menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi dalam pelaksanaan program.
Program Diaspora Berdampak 2026 dilaksanakan pada 5–17 Agustus 2026. Selama pelaksanaannya, program ini diharapkan menjadi wadah untuk mempertemukan akademisi diaspora dengan perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka berbagi pengetahuan, pengalaman, serta membangun jejaring kerja sama di berbagai bidang.
Kehadiran diaspora Indonesia yang berkiprah di institusi internasional diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi pengembangan ekosistem riset dan inovasi di Indonesia. Transfer pengetahuan dan pengalaman tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat.
Melalui Program Diaspora Berdampak 2026, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, akademisi, dan diaspora diharapkan dapat terus diperkuat sehingga menghasilkan kolaborasi riset yang lebih luas, inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.
Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka terhadap kolaborasi internasional dan berorientasi pada dampak nyata bagi pembangunan Indonesia.
Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Fakultas Teknik Universitas Andalas Tahun Buku 2025 berhasil dilaksanakan pada 5 Februari 2026 bertempat di Ruang Rapat Dekanat Lantai 2 Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan evaluasi sekaligus membahas arah pengembangan koperasi ke depan.
RAT turut dihadiri secara langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas dan Wakil Dekan II Fakultas Teknik Universitas Andalas, serta seluruh anggota KPRI Fakultas Teknik. Kehadiran pimpinan fakultas dan anggota mencerminkan dukungan serta komitmen bersama terhadap keberlangsungan dan pengembangan koperasi di lingkungan Fakultas Teknik.
Rapat Anggota Tahunan menjadi momentum bagi anggota untuk memperkuat komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta membangun kesepahaman dalam pengelolaan koperasi. Forum ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola koperasi yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan anggota.
Melalui pelaksanaan RAT, KPRI Fakultas Teknik Unand terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota sekaligus memperkuat transparansi dan tata kelola organisasi. Komitmen dan partisipasi seluruh anggota menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan koperasi.
Fakultas Teknik Universitas Andalas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas komitmen, partisipasi, dan konsistensi dalam mendukung pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025. Ke depan, KPRI Fakultas Teknik Unand diharapkan terus berkembang dengan meningkatkan pelayanan, transparansi, serta keberlanjutan demi memberikan manfaat yang lebih baik bagi seluruh anggota.
Fakultas Teknik Universitas Andalas menyerahkan sembilan mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Andalas kepada Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengikuti Program Credit Earning Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik mahasiswa melalui proses pembelajaran lintas perguruan tinggi.
Penyerahan mahasiswa diterima secara resmi oleh Dekan Sekolah Arsitektur, Perancangan, dan Pengembangan Kebijakan ITB, Prof. Dr. Eng. Puspita Dirgahayani, S.T., M.Eng., serta Ketua Program Studi Arsitektur ITB, Dr.-Ing. Andry Widyowijatnoko, S.T., M.T.
Proses penyerahan mahasiswa dilakukan langsung oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik Universitas Andalas, Prof. Dr. Eng. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T., didampingi oleh Ketua Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Andalas, Ir. Ahmad Junaidi, M.T., M.Eng.Sc., serta Dosen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Andalas, Ir. Rudy Ferial, M.T., M.T.
Melalui Program Credit Earning, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti pengalaman akademik di lingkungan perguruan tinggi lain. Interaksi dengan sivitas akademika ITB diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa, memperluas perspektif dalam bidang arsitektur, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam.
Program ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Andalas dan ITB. Kerja sama lintas institusi melalui mobilitas mahasiswa diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kegiatan akademik lainnya, sekaligus memperkuat jejaring perguruan tinggi dalam bidang pendidikan.
Fakultas Teknik Universitas Andalas berkomitmen untuk terus memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam memperoleh pengalaman akademik yang lebih luas. Keikutsertaan dalam Program Credit Earning diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, wawasan, serta daya saing mahasiswa dan lulusan dalam menghadapi perkembangan dunia profesional dan akademik.
Padang, 18 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik Universitas Andalas, Fakultas Teknik Universitas Andalas menyelenggarakan seminar bertema “Peran Strategis Manajemen Risiko dalam Mendorong Keberlanjutan Korporasi Energi” pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan DTS (RP-DTS) Lantai 3, Universitas Andalas.
Seminar ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-41 yang diarahkan untuk memperluas wawasan sivitas akademika sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam menghadapi tantangan keberlanjutan sektor energi.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik Universitas Andalas, Dr. Prima Fithri, S.T., M.T., bersama Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, S.T., M.T., serta Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.
Seminar menghadirkan Iin Febrian, S.T., M.M., Direktur Manajemen Risiko Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai pembicara. Diskusi dipandu oleh Rodi Afriniko, S.T., M.E., Ketua KATI, yang bertindak sebagai moderator.
Manajemen risiko memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi, terutama pada sektor energi yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika pasar, perkembangan teknologi, perubahan kebijakan, hingga tuntutan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Melalui seminar ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana pendekatan manajemen risiko dapat menjadi bagian strategis dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan organisasi. Penguatan manajemen risiko diharapkan mampu membantu korporasi mengantisipasi berbagai ketidakpastian sekaligus mengidentifikasi peluang dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis.
Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan praktisi untuk mempertemukan perspektif keilmuan dengan pengalaman nyata di dunia industri. Interaksi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Dalam konteks pendidikan teknik, pemahaman mengenai manajemen risiko juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi kompleksitas dunia kerja. Insinyur masa kini tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga perlu memahami aspek manajemen, keberlanjutan, keselamatan, dan risiko dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Penyelenggaraan seminar ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Teknik Universitas Andalas untuk menghadirkan forum akademik yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan wawasan peserta semakin berkembang serta terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung keberlanjutan sektor energi di Indonesia.
Page 9 of 12