Padang, 18 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik Universitas Andalas, Fakultas Teknik Universitas Andalas menyelenggarakan seminar bertema “Peran Strategis Manajemen Risiko dalam Mendorong Keberlanjutan Korporasi Energi” pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan DTS (RP-DTS) Lantai 3, Universitas Andalas.

Seminar ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-41 yang diarahkan untuk memperluas wawasan sivitas akademika sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam menghadapi tantangan keberlanjutan sektor energi.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dies Natalis ke-41 Fakultas Teknik Universitas Andalas, Dr. Prima Fithri, S.T., M.T., bersama Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, S.T., M.T., serta Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.

Seminar menghadirkan Iin Febrian, S.T., M.M., Direktur Manajemen Risiko Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai pembicara. Diskusi dipandu oleh Rodi Afriniko, S.T., M.E., Ketua KATI, yang bertindak sebagai moderator.

Manajemen risiko memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi, terutama pada sektor energi yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika pasar, perkembangan teknologi, perubahan kebijakan, hingga tuntutan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Melalui seminar ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana pendekatan manajemen risiko dapat menjadi bagian strategis dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan organisasi. Penguatan manajemen risiko diharapkan mampu membantu korporasi mengantisipasi berbagai ketidakpastian sekaligus mengidentifikasi peluang dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan praktisi untuk mempertemukan perspektif keilmuan dengan pengalaman nyata di dunia industri. Interaksi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Dalam konteks pendidikan teknik, pemahaman mengenai manajemen risiko juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi kompleksitas dunia kerja. Insinyur masa kini tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga perlu memahami aspek manajemen, keberlanjutan, keselamatan, dan risiko dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Penyelenggaraan seminar ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Teknik Universitas Andalas untuk menghadirkan forum akademik yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan wawasan peserta semakin berkembang serta terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung keberlanjutan sektor energi di Indonesia.