PADANG – Fakultas Teknik Universitas Andalas mendukung penguatan kolaborasi akademik dan riset internasional melalui pembukaan Program Hibah Diaspora Berdampak 2026 yang melibatkan Universitas Andalas, RMIT University, Australia, dan Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah (PUSTROIB). Kegiatan bertajuk Opening Ceremony and Institutional Meeting ini dilaksanakan pada Senin, 2 November 2026, bertempat di Ruang Seminar Lantai 3 Departemen Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Bambang Trigunarsyah dari RMIT University, Australia, sebagai Diaspora Scholar. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterlibatan kelembagaan, menyelaraskan agenda kolaborasi akademik, serta membangun arah kerja sama penelitian yang berkelanjutan antara Universitas Andalas dan RMIT University. PUSTROIB Universitas Andalas bertindak sebagai penyelenggara kegiatan dengan Akhmad Suraji, Ph.D., sebagai Host Academic.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan penyambutan diaspora scholar, dilanjutkan dengan pembukaan serta pengantar mengenai Program Diaspora Indonesia di Universitas Andalas. Agenda berikutnya mencakup sambutan Ketua Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas mengenai dukungan departemen terhadap program tersebut, serta arahan Dekan Fakultas Teknik selaku Sekretaris Dewan Pengarah PUSTROIB mengenai penguatan kolaborasi akademik internasional.
Penguatan kerja sama juga menjadi perhatian dalam arahan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas, khususnya terkait pengembangan kolaborasi riset dan inovasi internasional. Selanjutnya, pimpinan Universitas Andalas memberikan arahan mengenai institusionalisasi kerja sama internasional sebagai landasan untuk membangun kemitraan akademik yang terarah dan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah pemaparan Prof. Bambang Trigunarsyah mengenai peluang kolaborasi penelitian antara Universitas Andalas dan RMIT University melalui sesi Research Collaboration Opportunities between UNAND and RMIT University. Sesi ini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi peluang penelitian bersama serta menyelaraskan prioritas akademik kedua institusi.
Dalam agenda program, sejumlah bidang penelitian menjadi fokus pembahasan, meliputi constructability atau kemudahan pelaksanaan konstruksi, operability atau aspek operasional, tata kelola proyek (project governance), manajemen risiko (risk management), serta pengelolaan aset infrastruktur sepanjang siklus hidupnya (whole-life infrastructure asset management). Terowongan Bukittinggi–Sicincin turut ditetapkan sebagai studi kasus strategis dalam penyelarasan agenda kolaborasi penelitian tersebut.
Program ini juga diarahkan untuk menghasilkan rencana kerja yang terukur. Target luaran hari pertama mencakup kesepakatan jadwal kegiatan pada 2–20 November 2026, penetapan sasaran dan indikator program, pembagian tanggung jawab antara diaspora scholar dan tim tuan rumah, serta penentuan prioritas topik penelitian bersama. Selain itu, agenda paper sprint, mentoring, dan proposal sprint akan diselaraskan dalam rencana kerja terperinci, disertai penetapan mekanisme koordinasi dan pemantauan kegiatan.
Melalui Program Hibah Diaspora Berdampak 2026, Fakultas Teknik Universitas Andalas diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik internasional, meningkatkan sinergi penelitian, serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang infrastruktur. Kolaborasi Universitas Andalas, RMIT University, dan PUSTROIB ini menjadi peluang untuk membangun kemitraan riset yang terarah, menghasilkan luaran yang dapat diverifikasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan infrastruktur Indonesia.
