Padang — Fakultas Teknik Universitas Andalas melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema BIMA bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Batu Busuk, Kota Padang, Sumatera Barat melalui Kemandirian Energi Berbasis Tenaga Surya Pascabencana Banjir Bandang.”
Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, tim pengabdian bersama mitra menyerahkan 1 unit genset tenaga surya kepada Hunian Sementara (Hunsela) Kepalo Koto, Batu Busuk. Penyerahan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung ketersediaan sumber energi yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang.
Pemanfaatan teknologi tenaga surya diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya pada kondisi pascabencana ketika akses terhadap sumber energi konvensional dapat mengalami gangguan. Kehadiran genset tenaga surya juga menjadi langkah konkret dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang lebih adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Program pengabdian ini tidak hanya berorientasi pada penerapan teknologi, tetapi juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pemberdayaan. Melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan, masyarakat diharapkan memiliki kapasitas yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan energi secara mandiri sekaligus meningkatkan ketahanan menghadapi kondisi darurat dan bencana di masa mendatang.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan inovasi dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui program ini, Fakultas Teknik Universitas Andalas terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam menghadirkan solusi teknologi yang tepat guna. Pemanfaatan energi surya di Batu Busuk diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam pemulihan pascabencana, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan kemandirian energi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Batu Busuk yang semakin tangguh, mandiri, dan berdaya melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan.
